
Dengan
bubuk minuman JBD (Jakarta Bubble Drink), proses memulai usaha minuman di bulan Ramadhan bisa dibuat
jauh lebih simpel, terukur, dan tetap berkualitas. Kuncinya ada di karakter bubuk JBD yang
plain (belum over-manis), rasa kuat, dan mudah di-SOP-kan. Bulan Ramadhan selalu jadi momen emas untuk jualan minuman. Banyak kebutuh takjil, buka bersama ada di mana-mana, dan minuman dingin maupun hangat selalu dicari. Tantangannya, banyak orang ingin mulai usaha minuman tapi merasa ribet: bingung soal resep, takut rasanya tidak konsisten, dan khawatir modal terbuang. Berikut 5 kemudahan memulai
jualan minuman dengan bubuk minuman JBD:
[caption id="attachment_21493" align="aligncenter" width="320"]

5 Kemudahan Mulai Jualan Minuman di Bulan Ramadhan dengan Bubuk Minuman JBD (1)[/caption]
Bubuk Minuman JBD: Manisnya Bisa Diatur Sesuai Segmen
Salah satu keunggulan utama
bubuk minuman JBD adalah
kemanisan tidak dipaksakan dari pabrik, karena bubuknya masih plain.
Artinya:
- Kamu bisa mengatur manisnya dengan:
- Untuk area yang suka manis, takaran gula bisa dinaikkan.
- Untuk segmen yang lebih sensitif gula (keluarga, orang tua, konsumen yang jaga konsumsi manis), takaran gula bisa diturunkan.
Kalau ada customer minta “kurang manis”, kamu cukup kurangi gula cairnya,
tanpa mengubah bubuk JBD-nya. Hasilnya karakter minumanmu tetap kuat, hanya sweet level yang disesuaikan, dan ini sangat membantu menjaga repeat order di bulan Ramadhan.
[caption id="attachment_20591" align="aligncenter" width="320"]

Supplier bubuk minuman JBD untuk umkm, cafe, resto hinggal franchise[/caption]
Rasa dan Kualitas Authentic, dan Strong: Cocok untuk Es, Botolan, maupun Literan
Bubuk minuman JBD dirancang khusus untuk
usaha, bukan sekadar konsumsi rumahan. Itu sebabnya:
- Rasanya authentic, strong dan jelas:
Varian kopi terasa kopi, cokelat terasa cokelat, taro terasa taro, matcha terasa matcha tidak “tipis” ketika diencerkan untuk jualan.
- Tetap terasa meski dipakai dalam format besar:
- Es aquarium / gallon minuman untuk bukber.
- Es botolan 250–330 ml untuk titip jual.
- Minuman literan untuk keluarga.
Karena base rasanya kuat, kamu tidak perlu “nambah-nambah” bahan aneh-aneh untuk mengejar rasa. Cukup:
- Jaga takaran bubuk JBD
- Atur manis dengan gula cair/gula pasir
- Sesuaikan dengan air / susu / creamer
dan minuman sudah layak jual untuk kebutuhan Ramadhan.
[caption id="attachment_17506" align="aligncenter" width="320"]

bubuk minuman premium varian cokelat[/caption]
Praktis dan Terukur: 1 kg Bubuk JBD ≈ 50 Gelas
Salah satu hal yang sering bikin calon pelaku usaha bingung Adalah “Modal segini bisa jadi berapa cup? HPP-nya berapa?” Dengan bubuk JBD, perhitungannya jauh lebih mudah:
- 1 kg bubuk minuman JBD kira-kira cukup untuk ± 50 gelas (tergantung ukuran dan takaran).
- Dari angka ini, kamu bisa:
- Hitung HPP per cup/botol.
- Tentukan harga jual yang wajar untuk segmen takjil, bukber, atau titip jual.
- Simulasi omzet: misal target 30–50 cup/hari di lapak takjil.
Untuk pemula di bulan Ramadhan, kejelasan seperti ini sangat membantu – kamu bisa mulai dari skala kecil tapi terstruktur, bukan asal jalan.
[caption id="attachment_14419" align="aligncenter" width="320"]

Tetap Semangat dan Ceria dengan Bubble Drink JBD[/caption]
Satu Bubuk, Banyak Jenis Menu Ramadhan
Dengan stok beberapa varian bubuk JBD, kamu bisa membuat
berbagai jenis menu tanpa pusing stok terlalu banyak. Misalnya:
- Es Cup Takjil
Jual di depan rumah / dekat masjid: taro, thai tea, choco creamy, green tea, cappuccino.
- Es Aquarium / Minuman Gallon untuk Bukber
Cocok untuk acara keluarga, kantor, sekolah, komunitas.
- Es Botolan / Minuman Literan
Untuk:
- Titip jual di warung.
- Pesanan keluarga yang ingin stok minuman di kulkas.
- Paket bukber kirim (delivery).
Ini membuat stok dan operasional jauh lebih praktis di bulan Ramadhan yang waktunya sangat padat.
Cocok untuk Berbagai Profil Pelaku Usaha
Bulan Ramadhan tidak hanya digarap oleh pelaku usaha besar. Banyak:
- Karyawan yang ingin usaha sampingan menjelang buka.
- Ibu rumah tangga yang buka lapak takjil depan rumah.
- Mahasiswa yang jualan di kampus/kompleks.
- UMKM yang ingin menambah varian menu Ramadhan.
Bubuk minuman JBD cocok untuk semua profil ini karena:
- Praktis: cukup larutkan bubuk + air/susu + gula → jadi.
- Tidak butuh skill barista rumit: cukup ikuti SOP takaran.
- Bisa mulai kecil: beli 1–2 kg dulu untuk tes pasar.
- Bisa di-scale up: ketika order naik (misal banyak pesanan bukber), kamu tinggal tambah volume produksi dengan resep yang sama.
Dengan kata lain, JBD membantu memotong banyak “keribetan awal” yang biasanya bikin orang batal mulai usaha minuman.
Ramadhan Bisa Jadi Awal, Bukan Cuma Musim Singkat
Keuntungan lain ketika kamu mulai dengan
bubuk minuman JBD di bulan Ramadhan adalah:
- Setelah Ramadhan selesai, resep, SOP, dan alur produksi sudah jadi.
- Kamu tinggal:
- Menyesuaikan jam jualan,
- Menambah jenis menu,
- Memperluas channel (online, marketplace, titip jual).
Karena bubuk JBD tidak hanya cocok untuk menu Ramadhan, tetapi juga:
- Es kekinian harian.
- Menu hangat di musim hujan.
- Menu spesial di kafe atau booth minuman.
Jadi, Ramadhan bukan hanya “musim ramai sesaat”, tapi bisa jadi
titik start usaha minuman yang bisa berjalan terus menerus.
Memulai usaha minuman di bulan Ramadhan tidak harus rumit jika fondasi bahan bakunya sudah tepat.
Dengan
bubuk minuman JBD, kamu mendapatkan:
- Bubuk plain yang manisnya bisa diatur dengan gula cair maupun gula pasir.
- Rasa dan kualitas yang strong, cocok untuk es, botolan, literan, dan minuman hangat.
- Perhitungan HPP yang jelas karena 1 kg bisa ± 50 gelas.
- Fleksibilitas menu untuk takjil, bukber, titip jual, hingga literan keluarga.
- Kemudahan dioperasikan oleh berbagai jenis pelaku usaha: dari pemula sampai UMKM yang sudah berjalan.
https://jbd.co.id/5-kemudahan-jualan-minuman-di-bulan-ramadhan-bubuk-minuman-jbd/?feed_id=26817&_unique_id=696612640765a
Tidak ada komentar:
Posting Komentar